Makna Ar Ruum: 21

June 2nd, 2007 by amrizal28

 

Sebagai bentuk rasa syukur atas Walimatul Ursyi kami (Rizal &Ghita)

  Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk
kalian dari anfus (jiwa-jiwa) kalian sendiri, azwaaj (pasangan hidup),
supaya kalian ber-sakinah kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kalian
mawaddah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar
terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS Ar Ruum 30:21)
  Ayat inilah yang menjadi manhaj sebagai alur dalam merayakan cinta.
Sebuah ayat yang sering menghias indah undangan walimah. Untuk
menghayati maknanya, mari kita simak uraian ringkas oleh Salim A. Fillah dalam
buku Saksikan bahwa Aku Seorang Muslim dengan kata-kata kunci sebagai
berikut:
 

  1. Min anfusikum. Dari jiwa-jiwa kalian.
Artinya, hal pertama yang dibicarakan Al Qur’an tentang pernikahan
dua manusia adalah kesejiwaan. Ruh itu, kata Nabi seperti tentara, jika
kode sama, sandinya nyambung. Meskipun belum saling melihat mereka pasti
bersepakat. Jika tidak, ya tembak dulu, urusan belakangan. Nah, apa sih
kode dan sandi untuk ruh? Yaitu komitmen kepada Allah dan agamanya. Itu
saja. Itulah kesejiwaan.
   
  2. Azwaajan. Pasangan hidup.
Tak berlama-lama, sesudah kesesuaian jiwa, Al Qur’an segera
mengatakan bahwa mereka menjadi suami isteri. Sebuah ungkapan yang mengandung
hikmah sebagai berikut, ”Orang selalu berpikir, bahwa kita harus
mencari pasangan yang tepat, maka hubungan akan berhasil. Berhentilah mencari
orang yang tepat. Mulai sekarang, jadikan orang di dekat Anda yang
memang hebat itu menjadi orang yang tepat!” Hal ini mengajari kita
menjadi manusia yang lebih tinggi, manusia yang ’menjadikan’, bukan
sekedar ’mencari’.
   
  3. Litaskunuu ilaihaa. Supaya kalian tenteram, tenang, padanya.
Unik sekali. Kata hubung yang dipakai adalah huruf lam (li) yang
menunjukkan otomatis. Kata Allah, kalau pernikahan dimulai dari kesejiwaan,
maka otomatis seorang suami akan merasakan ketentraman pada istrinya,
dan seorang istri akan merasakan ketenangan pada suaminya. Apa sih
sakinah itu? Sederhananya, sakinah inilah yang disebut separuh agama
seseorang. Dengannya, seorang insan bisa mengoptimalkan potensinya untuk
menjadi ibadurrahman sekaligus khalifatu fil ardh. Tenteram karena gejolak
syahwat telah menemukan saluran yang halal dan thayyib, tenang karena ada
sahabat lekat yang siap mendukung perjuangan.
   
  4. Wa ja’ala bainakum mawaddatan. Kemudian ada yang harus diproses,
diupayakan, yakni mawaddah.
Apa itu mawaddah? Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris memang kekurangan
kosakata untuk cinta. Hanya cinta dan love. Padahal bahasa Arab punya
empat belas. Dengan membandingkan pemaknaan Ibnul Qayyim Al Jauziyah
terhadap mawaddah dalam buku Raudhatul Muhibbin dengan salah satu jenis
cinta yang disebut Erich Fromm dalam The Art of Loving sebagai cinta yang
erotis-romantis, ternyata bisa disejajarkan. Jadi mawaddah adalah cinta
yang erotis-romantis. Bentuknya bisa ekspresi yang paling bathin sampai
paling zhahir.
   
  5. Wa (ja’ala bainakum) rahmatan. Yang harus diusahakan bukan cuma
mawaddah tapi juga rahmah.
Rahmah ini juga cinta, bukan sekedar kasih sayang. Cinta yang
bagaimana? Cinta yang seperti lagu, kasih ibu kepada beta tak terhingga
sepanjang masa. Hanya memberi, tak harap kembali. Inilah cinta yang memberi
-bukan meminta-, berkorban –bukan menuntut-, berinisiatif –bukan
menunggu-, dan bersedia-bukan berharap-harap- .
  Itulah sekilas uraian untuk meraih barakah dalam pernikahan yang
dituntunkan dalam kitab yang berisi banyak rumus canggih, Al Qur’an.
Sehingga, pernikahan pun berhak mendapat doa keberkahan yang diajarkan
Rasulullah, ”Barakallaaku laka, wa barakallahu ’alaika, wa jama’a
bainakuma fii khaiir.”
  Kini berpadulah dua hati dalam mahligai cinta
Ikatan nan agung sempurna sebagian agama
Allah telah menghalalkanmu menjadi pendamping bagiku
Dan kau pun tlah mengikhlaskanku menjadi pendampingmu
(Nuansa: Mahligai Cinta)
 

  Dengan pernikahan barakah, setiap episode dalam perjalanan bahtera
rumah tangga akan membawakan kebahagiaan. Barakah itu membawa senyum
meski air mata menitik-nitik. Barakah itu menyergapkan rindu di tengah
kejengkelan. Barakah itu menyediakan rengkuhan dan belaian lembut di saat
dada kita sesak oleh masalah. Barakallahu lakum, amin.

dari milist sehati

Kangeeen

March 20th, 2007 by amrizal28

Kangen dengan-MU…
Apa selama ini tak kusadari???
Apa hati ini terlalu lama membatu???
Padahal kasih sayang-Mu tak pernah putus selama aku hidup.
Sudah 25 tahun lebih, menghabiskan sisa umur
Tidak terhitung dosa yg kuperbuat
Tidak terhitung khilaf terhadap sekelilingku
Namun, senyum-Mu selalu hadir menyapa taubatku
Belaian kasih-Mu tak pernah bosan menghiasi hari-hariku.

…Ar-Rahmaan, ‘Allamal Qur’an… Fabiaayi aala irobbikumaa tukadzibaan.
"…..Maka kenikmatan Allah yang mana lagi yg kau dustakan?"

Ya Rahman, ampuni hamba yg rapuh dan dhoif ini..
Aku SAYANG Kamu…….

–Am–
di pertengahan Shafar 1428 H

Sepenggal Doa Untukmu

March 14th, 2007 by amrizal28

Robb,…
Aku datang pada Mu dengan penuh kepasrahan
Ketika dihadapkan kepada sebuah pilihan

Robb,…
Beri ketetapan hati untukku
Hati yang terbaik yang sama-sama kita lihat
Hati yang bukan saja menyejukkan dalam pandanganku
Tapi hati yang telah Kau lihat sampai menembus relung kalbunya…

Allah yang Maha Kuasa,
Maha melihat masa depan,
Maha mengetahui yang akan terjadi
Engkau jua yang mengetahui keinginan terdalam hatiku

Ya Allah,…
Jika mendambanya adalah kesalahan
dan merindunya adalah kekeliruan
Tolong jangan biarkan hati ini terbuai dalam keindahan fatamorgana semu…

Jika kesempurnaannya bukan untukku…
Tolong bawa jauh dari relung hati…
Hapuskan khayalan keindahan tentangnya
dan jangan biarkan aku terlena dalam keindahannya…
Gantikan aku dengan kesempurnaan yang sebenarnya untuk dia

Namun,…
Jika kesempurnaanku adalah bersamanya
Beri aku kekuatan menentukan pilihan
Beri aku kesabaran dalam menjalani proses menggapainya
Jika dia memang untukku…
Jangan biarkan aku menyerah & terpuruk dalam belenggu masa lalu…………

Semoga kau ridhoi kami untuk bersatu
Mengarungi sisa umur…
Menapaki jalan kearah Mu…
Dan melukis keindahan untuk dunia dan akhirat kami…

Tolong beri kesabaran yang penuh…
dalam melalui detik-detik waktu yang berjalan…

Amien……


Doa ini untuk seseorang yang telah menjadikan aku lebih mendekatkan diri pada-Nya dan kembali merindukan cinta-Nya. Jazakillah…


Cinta adalah sebuah pilihan

May 23rd, 2006 by amrizal28
Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai,
Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat,
Itulah kesempatan. 

Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik,
Itu bukan pilihan, itu kesempatan.
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan ,
Itupun adaah kesempatan .

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut,
Bahkan dengan segala kekurangannya,
Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.

Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi,
Itu adalah
pilihan.   

Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain
Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu
Dan tetap memilih untuk mencintainya,
Itulah pilihan .

Perasaan cinta, simpatik, tertarik,
Datang bagai kesempatan pada kita.
Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan .

Pilihan yang kita lakukan.
Berbicara tentang pasangan jiwa,
Ada suatu kutipan dari film yang Mungkin sangat tepat :
"Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita
bagaimana membuat semuanya berhasil"

Pasangan jiwa bisa benar-benar ada.
Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang
Yang diciptakan hanya untukmu.

Tetapi tetap berpulang padamu
Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin
Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak…

Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita,
Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita,
Adalah pilihan yang harus kita lakukan.

Kita ada di dunia bukan untuk mencari
seseorang yang sempurna untuk dicintai

TETAPI untuk
belajar mencintai orang yang tidak sempurna
dengan cara yang sempurna

Kesimpulannya:
Bukan masalah utk mendpatkan seseorang yg sempurna utk dicintai,
tapi bagaimana mencintai seseorang dg cara yg sempurna

Cinta itu sendiri adalah suatu pilihan.

 

Jangan Ragu….

May 23rd, 2006 by amrizal28

Ketika seorang muslim baik pria atau wanita akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang bermacam-macam. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk juga tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping, dll. Bahkan ketika dalam proses taaruf sekalipun masih ada juga perasaan keraguan.

Berikut ini sekelumit apa yang bisa saya hadirkan kepada pembaca agar dapat meredam perasaan negatif dan semoga mendatangkan optimisme dalam mencari teman hidup. Semoga bermanfaat buat saya pribadi dan kaum muslimin semuanya. Saya memohon kepada Allah semoga usaha saya ini mendatangkan pahala yang tiada putus bagi saya.

Inilah kabar gembira berupa janji Allah bagi orang yang akan menikah. Bergembiralah wahai saudaraku?

1. "Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)". (An Nuur : 26)

Bila ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka perbaikilah diri. Hiduplah sesuai ajaran Islam dan Sunnah Nabi-Nya. Jadilah laki-laki yang sholeh, jadilah wanita yang sholehah. Semoga Allah memberikan hanya yang baik buat kita. Amin.

2. "Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui". (An Nuur: 32)

Sebagian para pemuda ada yang merasa bingung dan bimbang ketika akan menikah. Salah satu sebabnya adalah karena belum punya pekerjaan. Dan anehnya ketika para pemuda telah mempunyai pekerjaan pun tetap ada perasaan bimbang juga. Sebagian mereka tetap ragu dengan besaran rupiah yang mereka dapatkan dari gajinya. Dalam pikiran mereka terbesit, "apa cukup untuk berkeluarga dengan gaji sekian?".

Ayat tersebut merupakan jawaban buat mereka yang ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan karena alasan ekonomi. Yang perlu ditekankan kepada para pemuda dalam masalah ini adalah kesanggupan untuk memberi nafkah, dan terus bekerja mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga. Bukan besaran rupiah yang sekarang mereka dapatkan. Nantinya Allah akan menolong mereka yang menikah. Allah Maha Adil, bila tanggung jawab para pemuda bertambah ? dengan kewajiban menafkahi istri-istri dan anak-anaknya, maka Allah akan memberikan rejeki yang lebih. Tidakkah kita lihat kenyataan di masyarakat, banyak mereka yang semula miskin tidak punya apa-apa ketika menikah, kemudian Allah memberinya rejeki yang berlimpah dan mencukupkan kebutuhannya?

3. "Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya". (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160) [1]

Bagi siapa saja yang menikah dengan niat menjaga kesucian dirinya, maka berhak mendapatkan pertolongan dari Allah berdasarkan penegasan Rasulullah Shallallahu ?alaihi wa sallam dalam hadits ini. Dan pertolongan Allah itu pasti datang.

4. "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir". (Ar Ruum : 21)

5. "Dan Tuhanmu berfirman : ?Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina? ". (Al Mu?min : 60)

Ini juga janji Allah ?Azza wa Jalla, bila kita berdoa kepada Allah niscaya akan diperkenankan-Nya. Termasuk di dalamnya ketika kita berdoa memohon diberikan pendamping hidup yang agamanya baik, cantik, penurut, dan seterusnya.

Dalam berdoa perhatikan adab dan sebab terkabulnya doa. Diantaranya adalah ikhlash, bersungguh-sungguh, merendahkan diri, menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, dll. [2] Perhatikan juga waktu-waktu yang mustajab dalam berdoa. Diantaranya adalah berdoa pada waktu sepertiga malam yang terakhir dimana Allah ?Azza wa Jalla turun ke langit dunia [3], pada waktu antara adzan dan iqamah, pada waktu turun hujan, dll. [4] Perhatikan juga penghalang terkabulnya doa. Diantaranya adalah makan dan minum dari yang haram, juga makan, minum dan berpakaian dari usaha yang haram, melakukan apa yang diharamkan Allah, dan lain-lain. [5] Manfaat lain dari berdoa berarti kita meyakini keberadaan Allah, mengakui bahwa Allah itu tempat meminta, mengakui bahwa Allah Maha Kaya, mengakui bahwa Allah Maha Mendengar, dst.

Sebagian orang ketika jodohnya tidak kunjung datang maka mereka pergi ke dukun-dukun berharap agar jodohnya lancar. Sebagian orang ada juga yang menggunakan guna-guna. Cara-cara seperti ini jelas dilarang oleh Islam. Perhatikan hadits-hadits berikut yang merupakan peringatan keras dari Rasulullah Shallallahu ?alaihi wa sallam:

"Barang siapa yang mendatangi peramal / dukun, lalu ia menanyakan sesuatu kepadanya, maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh malam". (Hadits shahih riwayat Muslim (7/37) dan Ahmad). [6] Telah bersabda Rasulullah shallallahu ?alaihi wa sallam, "Maka janganlah kamu mendatangi dukun-dukun itu." (Shahih riwayat Muslim juz 7 hal. 35). [7] Telah bersabda Nabi shallallahu ?alaihi wa sallam, "Sesungguhnya jampi-jampi (mantera) dan jimat-jimat dan guna-guna (pelet) itu adalah (hukumnya) syirik." (Hadits shahih riwayat Abu Dawud (no. 3883), Ibnu Majah (no. 3530), Ahmad dan Hakim). [8]

6. "Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat". (Al Baqarah : 153)

Mintalah tolong kepada Allah dengan sabar dan shalat. Tentunya agar datang pertolongan Allah, maka kita juga harus bersabar sesuai dengan Sunnah Nabi Shallallahu ?alaihi wa sallam. Juga harus shalat sesuai Sunnahnya dan terbebas dari bid?ah-bid?ah.

7. "Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan". (Alam Nasyrah : 5 ? 6) Ini juga janji Allah. Mungkin terasa bagi kita jodoh yang dinanti tidak kunjung datang. Segalanya terasa sulit. Tetapi kita harus tetap berbaik sangka kepada Allah dan yakinlah bahwa sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Allah sendiri yang menegaskan dua kali dalam Surat Alam Nasyrah.

8. "Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu". (Muhammad : 7)

Agar Allah Tabaraka wa Ta?ala menolong kita, maka kita tolong agama Allah. Baik dengan berinfak di jalan-Nya, membantu penyebaran dakwah Islam dengan penyebaran buletin atau buku-buku Islam, membantu penyelenggaraan pengajian, dll. Dengan itu semoga Allah menolong kita.

9. "Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa". (Al Hajj : 40)

10. "Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat". (Al Baqarah : 214)

Itulah janji Allah. Dan Allah tidak akan menyalahi janjinya. Kalaupun Allah tidak / belum mengabulkan doa kita, tentu ada hikmah dan kasih sayang Allah yang lebih besar buat kita. Kita harus berbaik sangka kepada Allah. Inilah keyakinan yang harus ada pada setiap muslim.

Jadi, kenapa ragu dengan janji Allah?

by Ruly Mahmudin (MyQers)

Kunci

April 25th, 2006 by amrizal28

Kunci kemudahan adalah Doa
Kunci Keimanan adalah Mentaati Allah dan Rasul-Nya
Kunci Keberuntungan adalah Ketakwaan
Kunci Kebajikan adalah Kejujuran
Kunci Untuk Senantiasa Tawaddu adalah Bersyukur
Kunci Kelembutan Hati adalah Istigfar, Tilawah, dan senyuman…

(dari tetangga MyQuran)